Client: RMIT University
Studi ini mengkaji hubungan tingkat restriksi perdagangan jasa dan kinerja pendidikan tinggi di antara 21 negara anggota APEC. Studi ini mengembangkan Services Trade Restrictiveness Index (STRI) yang dirancang khusus untuk layanan pendidikan tinggi, dengan mengadaptasi metodologi STRI OECD untuk menilai hambatan regulasi yang memengaruhi aktivitas pendidikan tinggi lintas batas pada tahun 2018, 2020, dan 2024. Analisis ini mencakup pembatasan yang terkait dengan pendidikan daring lintas batas, pengenalan kualifikasi asing, mobilitas pelajar, pendirian institusi pendidikan tinggi asing, pergerakan tenaga kependidikan, langkah-langkah diskriminatif, isu persaingan, serta transparansi regulasi.
